Messi cetak Sejarah Baru, Samai Catatan Raul Gonzalez dan Cristiano Ronaldo di Liga Champions

Messi cetak Sejarah Baru, Samai Catatan Raul Gonzalez dan Cristiano Ronaldo di Liga Champions

IsiBola.com, Jakarta – Mega bintang Barcelona, Lionel Messi terus mencatatkan rekor baru. Kali ini, Messi menjadi pemain pertama yang mencetak gol dalam 15 musim beruntun Liga Champions. Satu gol yang berhasil di cetaknya ke gawang Slavia Praha pada matchday ketiga Grup F Liga Champions membuat dirinya menyamai catatan rekor Raul Gonzalez dan Cristiano Ronaldo.

Kini, Slavia Praha tercatat sebagai klub ke-33 yang dibobol pemain Argentina itu di kompetisi Liga Champions. Saat jumlah ‘korban’ Messi sama seperti Raul dan Ronaldo, yang juga sudah membobol gawang 33 klub.

Pemain asal Argentina itu mencetak gol pertama Barcelona ke gawang Slavia Praha di Stadion Sinobo, Praha, Kamis (24/10) dini hari WIB. Messi mengantisipasi kesalahan operan tim tuan rumah dan bekerja sama satu dua dengan Arthur sebelum menjebol gawang Ondrej Kolar pada menit ketiga.

Baca Juga: Edwin Van Der Sar Membuat Manchester United Gigit Jari

Gol tersebut merupakan yang pertama bagi Messi di Eropa pada musim ini, dan ketiga di semua kompetisi. Messi gagal mencetak gol dalam dua pertandingan Liga Champions sebelumnya, saat jumpa Inter dan Borussia Dortmund.

Baca Juga :  Prediksi Liga Inggris: Liverpool vs Leicester, Hasil Kontras Kedua Tim

Lesakan ke gawang Slavia menjadi gol ke-113 Messi di Liga Champions. Messi bergabung dengan Raul Gonzalez dan Cristiano Ronaldo dalam daftar pemain yang mampu menjebol 33 klub berbeda di Liga Champions.

Gol tandang terakhir Barcelona di Liga Champions terjadi pada November 2018. Saat tim Katalan itu mengalahkan PSV Eindhoven 2-1. Kemenangan 2-1 atas Praha itu juga membuat Barca memimpin klasemen Grup F, setelah Dortmund dikalahkan Inter Milan 0-2. Blaugrana unggul tiga poin dari Inter yang berada di posisi kedua dan Dortmund di peringkat tiga, setelah mengoleksi tujuh poin dari tiga pertandingan.

Baca Juga: Inter Milan Kalahkan Borussia Dortmund Dengan Skor 2-0

Walaupun menang, Barcelona kesulitan meraih tiga poin di Praha dan lebih banyak bertahan. Andai kiper Marc Andre ter Stegen tak tampil prima, boleh jadi hasil akhirnya bakal berbeda. Ter Stegen menggagalkan enam peluang Slavia sepanjang laga.

Gelandang Barcelona Sergio Busquets mengakui timnya harus menderita sampai akhir pertandingan untuk bisa menang. “Beberapa menit terakhir sangat rumit karena mereka memutuskan untuk bermain dengan lebih banyak pemain di lini serang. Kami harus menderita hingga peluit akhir,” kata Busquets, dikutip dari IsiBola,com

Baca Juga :  Iker Casillas Putuskan untuk Pensiun, Real Madrid Beri Penghormatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *