Toni Kroos : Real Madrid Musim Ini Memang Mengalami Keanehan

Isibola – Jakarta, Gandalang Real Madrid, Toni Kroos mengakui bahwa musim ini timnya memang mengalami keanehan dan jauh dari performa terbaik mereka.

Dari delapan laga yang sudah mereka lakoni di La Liga musim ini, Real Madrid sudah menelan dua kekalahan. Los Blancos kini menduduki peringkat empat di klasemen.

Real Madrid sukses mengalahkan sang rival bebuyutan, Barcelona. Namun, pasukan Zinedine Zidane justru harus menyerah ketika berhadapan dengan Cadiz dan Valencia.

Tidak Cari Alasan

Terlepas dari timnya yg pada musim ini sedang mengalami keanehan, Kroos menegaskan bahwa dirinya tak mau mencari-cari alasan dan bertekad untuk lebih konsisten di pekan-pekan selanjutnya.

“Jika kami bermain bagus melawan Barcelona, kami juga harus melawan Cadiz atau Shakhtar Donetsk di kandang. Ada perbedaan besar. Kadang-kadang sangat baik dan yang lainnya sangat buruk. Kami harus memperbaiki diri jika kami ingin memenangkan sesuatu,” tutur Kroos.

“Kami mengalami situasi yang sangat aneh untuk semua orang. Kami bermain setiap tiga hari, kami memiliki sedikit waktu istirahat, kami mengakhiri musim lalu dengan sangat terlambat, kami tidak dapat merekrut pemain di musim panas. Sekarang ada cedera, beberapa harus menepi karena Covid, tetapi saya tidak suka mencari alasan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Ulasan Pertandingan : Lakers Taklukkan Grizzlies Lewat Tembakan Bebas

“Kami memasang starting line-up yang bisa mengalahkan lawan di setiap pertandingan.” tegasnya.

Pengakuan Kroos

Selain itu, Real Madrid juga sempat menelan kekalahan di kandang sendiri kala menjamu Shakhtar Donetsk di ajang Liga Champions. Kroos pun menyebut bahwa musim ini berjalan aneh bagi timnya.

“Kami memang kekurangan sesuatu. Itu bukan rahasia. Semua bisa melihatnya. Kami tidak banyak kehilangan poin, kami harus konsisten. Jika Anda melihat hasilnya, mereka menjadi dua baik, satu buruk, dua baik, satu buruk. Kami harus melakukan yang lebih baik,” ujar Kroos kepada Marca.

“Anda menonton beberapa pertandingan dan Anda menyadari bahwa Anda bisa melakukan lebih baik – melawan Barcelona, babak pertama melawan Inter dan satu laga lainnya. Kami bisa, tentu saja, meningkatkan, tetapi kami kurang konsisten,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *