Daud Yordan Raih Gelar Juara Dunia di Tiga Kelas Berbeda

Daud Yordan Raih Gelar Juara Dunia di Tiga Kelas Berbeda

Isibola.com, Makasar – Daud ‘Cino’ Yordan menang TKO di ronde 8 atas lawannya petinju Afrika Selatan, Michael Mokoena untuk merebut sabuk juara dunia kelas ringan super versi IBA (International Boxing Association) dan WBO Oriental (World Boxing Organisation Oriental Oriental) dalam gelaran Mahkota Boxing Series Kota Batu, Minggu (17/11/2019).

Daud yang bermain tenang di awal-awal ronde saat menghadapi lawannya yang cenderung bermain cepat dan agresif. Michael Mokoena yang petinju kidal bahkan sempat membuat sulit Daud. Bahkan Daud sempat terjatuh terkena pukulan keras Michael Mokoena yang merupakan petinju kidal.

Baca juga :Dua Gol Toni Kroos Antarkan Jerman Ke Piala Eropa 2020

Namun keberuntungan lebih berpihak ke Daud, ketika bahu kiri Mokoena mengalami cedera di ronde 7. Mokoena yang masih berusaha melancarkan pukulan-pukulannya akhirnya menyerah di ronde 8. Cedera yang semakin parah membuatnya tidak bisa melanjutkan pertarungan.

Daud Yordan diputuskan menang TKO dengan ronde 8, dan menjadi juara baru kelas ringan super versi IBA dan WBO.

Baca Juga :  MU Belum Cukup Bagus Jadi Penantang Gelar Musim Ini

Kemenangan ini pula membuat Daud Yordan mencetak sejarah sebagai petinju Indonesia pertama yang berhasil meraih gelar juara dunia di tiga kelas berbeda.
Sebelumnya, Daud merupakan mantan pemegang sabuk juara dunia kelas bulu dan ringan versi IBO.

Baca juga : Bruno Fernandes Telah Membuka Peluang Bergabung Dengan Manchester United

“Kado besar di penghujung tahun karena prestasi ini bisa di capai. Dan menambah motivasi di pertandingan lainnya,” imbuhnya.

Daud yang bermain di kelas ringan super 63,5 kg ini mengaku tidak tahu menahu cedera lawannya. “Lawan mengalami cedera saya tidak tahu persis, saya yang salah melempar pukulan atau bagaimana. Saya lebih fokus mendengarkan instruksi dari tim,” ucapnya.

Dengan kemenangan di kejuaraan tinju dunia Mahkota Boxing Series Kota Batu ini, Daud Yordan yang kerap disapa Cino ini menambah rekor tandingnya menjadi 40 kali menang (27 di antaranya dengan KO) dan empat kali kalah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *