Arthur Melo Ogah Ikut Barcelona Tampil di Liga Champions

Isibola – Jakarta, Gelandang Barcelona, Arthur Melo, dilaporkan ogah ikut serta bersama timnya meneruskan perjalanan di pentas Liga Champions. Manajemen klub dilaporkan bakal menyiapkan sanksi kepada pemain yang sudah resmi bergabung dengan Juventus tersebut.

Seorang jurnalis ESPN melaporkan, Arthur Melo menolak bergabung dengan persiapan Barcelona yang masih harus bertarung di arena Liga Champions.

Sementara itu, media Spanyol, Diario Sport menggarisbawahi bahwa apa yang dilakukan Melo tidak bisa dianggap salah. Sebab, ketika menyepakati kepindahan ke Juventus, ia sudah memberi tahu kepada Barcelona bahwa ia tidak akan bersama klub usai La Liga berakhir.

Lebih lanjut, Melo juga sebelumnya sudah meminta izin agar dibolehkan menetap di Brasil. Mengenai hal ini, manajemen Barcelona berang.

Apalagi, Arthur Melo diketahui mengambil liburan di Ibiza namun tak kembali ke Catalunya. Ia justru langsung terbang ke Brasil meskipun Barcelona telah melarang hal tersebut.

Ganggu Persiapan

Tentunya apa yang dilakukan Melo membuat persiapan Barcelona jelang leg kedua babak 16 besar kontra Napoli terganggu.

Baca Juga :  PSSI Panggil Sekretaris Tim Sriwijaya FC, Terkait Isu Jual Beli Jabatan

Pada leg pertama, Barcelona ditahan Napoli 1-1 di San Paolo. Jika Arthur Melo benar-benar tidak mau lagi bermain, ini bakal membuat El Barca kesulitan karena butuh suntikan tenaga di lini tengah.

Barcelona mungkin akan bertanding sebanyak empat kali jika berhasil melaju hingga babak final Liga Champions.

Nasib Barca ditentukan pada pertandingan ini. Jika gagal menang dan gagal lolos, artinya Barca gagal meraih satu pun trofi di musim 2019-2020, yang bisa disebut sebagai musim terburuk mereka di era modern.

Karena itulah Barca tidak boleh membuat kesalahan saat menjamu Napoli, sekecil apa pun. Mereka pun harus tampil sempurna jika ingin terus melangkah dari perempat final, semifinal, hingga ke final.

Pekerjaan rumah Quique Setien

Berikut ini ada beberapa pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Quique Setien selama beberapa pekan ke depan.

Salah satu permasalah terbesar Barca musim ini ada di dalam tubuh klub sendiri, perkara internal. Pemain selalu jadi korban, padahal para petinggi pun sering membuat kesalahan.

Baca Juga :  Kiper Yann Sommer Ingin Ikuti Jejak Ter Stegen

Barca boleh terus membantah adanya masalah ini, tapi musim ini Lionel Messi lebih sering bicara di depan media, menyindir klub. Komentar-komentar Messi sudah cukup menegaskan masalah internal Barca.

Selanjutnya pemain Barcelona, Sergio Busquets dan Arturo Vidal tidak bisa bermain melawan Napoli, lalu ada kasus Arthur Melo yang sudah tidak fokus menjelang kepindahannya ke Juventus.

Artinya, Setien hanya bisa mengandalkan Irvan Rakitic, Frenkie de Jong, dan Sergi Roberto, juga bertaruh dengan energi muda Riqui Puig.

Masalah ini tampak sepele, tapi kehilangan Busquets bisa berdampak besar pada permainan Barca. Setien harus menemukan keseimbangan yang tepat.

Selain dua masalah diatas masih ada pekerjaan rumah Satien yg cukup rumit, yakni menentukan formasi untuk Barcelona.

Sebelumnya Setien cukup sering bereksperimen dengan formasi Barca, mulai dari 4-3-3, 3-4-3, sampai 4-4-2. Sampai sekarang, 4-4-2 tampak paling memuaskan.

Barca mendominasi dengan formasi berlian di lini tengah, kemenangan atas Villarreal (4-1) jadi bukti terkuat. Dalam formasi ini, Messi bermain lebih sebagai kreator serangan.

Pilhan taktik 4-4-2 ini juga yang paling stabil dalam menjaga keseimbangan tim. Seperti yang dikatakan di atas, barisan bek Barca tidak terlalu baik musim ini, formasi 4-4-2 memberikan perlindungan lebih.

Baca Juga :  Prediksi Premier League : Arsenal vs Chelsea, Baru Kalah Dari Man City

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *