Laga Liverpool Vs Atletico Bakal Diselidiki Terkait COVID-19

Laga Liverpool Vs Atletico Bakal Diselidiki Terkait COVID-19

Isibola – Liverpool, Duel Liverpool vs Atletico Madrid dituding berperan dalam penyebaran virus Corona di kota Liverpool. Wali kota setempat meminta adanya penyelidikan soal itu.

Wilayah Liverpool memang menjadi salah satu daerah dengan jumlah korban COVID-19 terbesar di Inggris. Total sebanyak 694 warganya meninggal dunia akibat penyakit tersebut hingga Kamis (23/4/2020).

Pandemi virus Corona di Liverpool pun dikaitkan dengan duel leg kedua 16 besar Liga Champions antara Liverpool vs Atletico Madrid di Anfield pada 11 Maret lalu. Laga yang berakhir dengan kekalahan The Reds 2-3 itu dihadiri 52 ribu penonton, 3 ribu di antaranya merupakan penggemar tim tamu yang datang dari Madrid, Spanyol.

Padahal saat itu negara Spanyol sudah lebih dulu terpapar virus Corona. Pemerintah Negeri Matador juga telah melarang para penonton datang ke stadion untuk mencegah penularan COVID-19.

Alhasil, muncul spekulasi yang menyebut jika para penggemar Atletico membawa masuk virus Corona ke kota Liverpool. Oleh karenanya, Wali Kota Metro Liverpool, Steve Rotheram, berharap penyelidikan bisa dilakukan terkait pertandingan tersebut.

Baca Juga :  Shin Tae-yong Pelatih Timnas Indonesia Enggan Pulang Kampung di Tengah Ancaman Virus Corona
Liverpool vs Atletico

“Jika masyarakat terkena virus Corona sebagai hasil dari digelarnya acara olahraga yang semestinya tak boleh dimainkan, maka itu akan menjadi sebuah skandal,” kata Rotheram, dilansir dari Mirror.

“Itu perlu untuk diselidiki demi mencari tahu apakah infeksi tersebut disebabkan oleh para penggemar Atletico. Saat itu sudah banyak beberapa kota yang terdampak virus Corona, Madrid salah satunya,” dia menambahkan.

“Mereka tidak diizinkan untuk berkerumun di negaranya sendiri, tetapi 3.000 penggemar mereka datang ke kota kami dan berpotensi menyebarkan virus Corona. Jadi itu mesti dilihat dan memang perlu buat pemerintah mengambil tanggung jawab karena tak menutupnya lebih awal,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *