Pemain Lyon Berpesta di Ruang Ganti Setelah Taklukkan Man City dan Maju ke Semi Final

Isibola – Lisbon, Olympique Lyon sukses lolos ke semifinal Liga Champions setelah menyingkirkan Manchester City. Keberhasilan tersebut disambut bahagia pemain Lyon dan merayakannya di ruang ganti.

Menghadapi Man City pada laga perempat final Liga Champions di Estadio Jose Alvalade, Lisbon, Minggu (16/8/2020) dini hari WIB, Lyon mendapat perlawanan sengit. Les Gones hanya mencatatkan 33 persen penguasaan bola, berbanding 67 persen milik The Citizens.

Mereka juga melepaskan tujuh tembakan yang enam di antaranya mengarah ke gawang. Sementara itu, Manchester City memperoleh delapan peluang bagus dari 19 kesempatan.

Kendati kalah dominan, Lyon berhasil memanfaatkan peluang yang didapat dengan sebaik mungkin. Anak asuh Rudi Garcia itu menyudahi laga dengan kemenangan 3-1.

Tiga gol Lyon dicetak Maxwel Cornet pada menit ke-24, serta Moussa Dembele menit ke-79 dan 87′. Adapun gol tunggal The Citizens disarangkan Kevin De Bruyne pada menit ke-69.

Kemenangan atas Manchester City membuat Lyon berhak lolos ke semifinal Liga Champions. Lawan selanjutnya yang akan mereka hadapi adalah Bayern Munchen di Estadio Jose Alvalade, 20 Agustus mendatang.

Rayakan di Ruang Ganti

Pencapaian itu disambut bahagia pemain Olympique Lyon. Berdasarkan video yang diunggah di akun Twitter resmi Lyon, skuad Les Gones bernyayi dan melompat di ruang ganti.

Baca Juga :  Ter Stegen: Inter Milan Bermain Bagus, Barcelona Menderita

“Saya bangga dengan para pemain. Kami percaya pada diri kami sendiri. Kami tahu kami bukan favorit dan kami bermain sebagai tim papan atas,” ujar pelatih Lyon, Rudi Garcia.

“Di atas segalanya, kesuksesan kami tergantung pada semangat tim kami. Semua orang bekerja untuk satu sama lain dan pemain pengganti banyak membantu,” lanjutnya.

Penuh kejutan

Liga Champions 2019/2020 penuh dengan kejutan. Keberhasilan Atalanta melaju hingga perempat final dan sukses Lyon menembus semifinal hanyalah dua dari sejumlah catatan menarik pada kompetisi antarklub terbaik di Eropa ini.

Liga Champions 2019/2020 harus menerapkan beberapa penyesuaian. Pandemi corona yang menerjang dunia membuat UEFA mau tak mau melakukan perubahan.

Keputusan pertama yakni meniadakan format home & away mulai perempat final. Sebagai gantinya, sistem diganti dengan one-legged knock-out.

Selain itu, pertandingan digelar tanpa penonton dan terpusat. UEFA menunjuk Lisbon, Portugal sebagai homebase berlangsungnya fase knock out hingga final.

Meski ada perubahan fundamental, Liga Champions 2019/2020 tetap berlangsung meriah. Bahkan, kejutan-kejutan lahir, seperti laju Atalanta, RB Leipzig, dan Lyon.

Baca Juga :  Cristiano Ronaldo Merupakan Pria yang Beruntung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *