Tyson Fury Menghajar Deontay Wilder hingga TKO, dan Dilarikan ke Rumah Sakit

Tyson Fury Menghajar Deontay Wilder hingga TKO, dan Dilarikan ke Rumah Sakit

Isibola, Nevada – Tyson Fury berhasil memenangkan pertarungan tinju kelas berat WBC melawan Deontay Wilder di MGM Grand Garden Arena, Nevada, Amerika Serikat, Minggu (23/02/2020). Tyson Fury berhasil memenangkan pertarungan di ronde ketujuh.

Wasit terpaksa harus menghentikan pertarungan pada ronde ketujuh, setelah Tyson Fury terus memojokkan Wilder. Petinju berusia 31 tahun tersebut memberikan pukulan bertubi-tubi kepada lawannya. Dari pinggir ring, pelatih Wilder langsung melemparkan handuk pertanda menyerah. Alhasil, Tyson Fury dinyatakan menang TKO atas Wilder.

Saat itu, kuping Wilder terlihat mengeluarkan darah ketika dibersihkan. Usai pertandingan Wilder dikabarkan segera dibawa ke rumah sakit khawatir gendang telinganya pecah atau terganggu setelah menerima pukulan Fury

Setelah menerima jahitan di telinganya, Wilder tidak muncul pada konferensi pers dan langsung meninggalkan Grand MGM untuk diperiksa ke rumah sakit.

Pada saat pertatungan  yang memperebutkan sabuk juara dunia kelas berat versi WBC di MGM Grand Arena, Las Vegas, Minggu (23/2) siang WIB, terlihat Tyson Fury menjilat darah Deontay Wilder 

 
Peristiwa itu terjadi saat Wilder bersimbah darah karena terus-menerus dihajar Fury yang tampil agresif sejak ronde pertama. Efek dari pukulan-pukulan tersebut membuat pelipis kiri dan kuping kiri Wilder mengeluarkan darah.

Baca Juga :  Komentar Park Hang-sea Setelah Vietnam Gagal Total di Piala Asia U-23

Wilder tetap melanjutkan pertarungan walau terlihat kepayahan meladeni Fury. Saat keduanya berangkulan di salah satu ronde, Tyson Fury tertangkap kamera menjilat darah di leher Wilder.

Darah yang berada di leher itu berasal dari kuping kiri Wilder usai terkena pukulan keras Tyson Fury di ronde-ronde awal.

Dalam pertarungan ini, Wilder kalah segalanya dari Tyson Fury. Pemegang sabuk juara kelas berat WBC itu bahkan dua kali dibuat mencium kanvas oleh Tyson Fury.

Momen itu terjadi di ronde ketiga dan ronde kelima. Wilder tersungkur setelah terkena pukulan di bagian wajah dan perut yang dilancarkan Tyson Fury di ronde kelima.

Pukulan bertubi-tubi yang masuk dengan telak ke wajah dan tubuh Wilder akhirnya memaksa wasit untuk menghentikan pertarungan di ronde ketujuh. Wasit memutuskan Fury menang lewat technical knock out (TKO) setelah kubu Wilder melempar handuk sebagai tanda menyerah.

Kekalahan ini membuat rekor Wilder yang belum pernah kalah sepanjang karier harus ternoda. Petinju 34 tahun itu juga gagal mempertahankan sabuk juara versi WBC untuk kesebelas kalinya. Sebaliknya buat Tyson Fury, kemenangan ini menempatkan namanya dalam jajaran elite petinju kelas berat. Gypsy King jadi petinju pertama yang pernah merebut semua gelar dari badan tinju dunia.

Baca Juga :  Lionel Messi Berniat Melepas Ban Kapten Barcelona

Petinju dengan catatan 30 kali menang KO itu sudah meraih sabuk juara WBA, WBO, IBO, IBF, versi The Ring, dan kini WBC.

Sementara itu, bagi Fury ini menjadi kemenangan pertama atas Wilder. Sebelumnya, Desember 2018, Wilder dan Tyson Fury bermain imbang dalam 12 ronde.

Sebelum duel ini, Fury menegaskan tidak ingin pertarungan berakhir seperti pertemuan mereka dua tahun lalu.

Berkat kemenangan ini, Fury berhak mengantongi uang sebesar 138 juta dolar Amerika Serikat atau setara dengan Rp 1,9 triliun.

Sebelum pertarungan, kedua petinju ini saling melemparkan ejekan, yang semakin membuat menarik duel ini. Kemenangan ini membuktikan Tyson Fury layak menjadi lawan bagi Anthony Joshua.(Ads-h)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *