Sudah Tujuh Bulan, Kepa Masih Sesali Pertengkarannya dengan Sarri

Sudah Tujuh Bulan, Kepa Masih Sesali Pertengkarannya dengan Sarri

Isibola.com , Jakarta – Waktu telah berjalan sepanjang 7 bulan semenjak laga final Carabao Cup. Tetapi kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga, belum dapat melupakan perilaku buruknya terhadap Maurizio Sarri pada waktu itu.

Semacam yang dikenal, Chelsea sukses menggapai babak final Carabao Cup serta dipertemukan dengan si juara bertahan, Manchester City. Kedua regu bersaing dengan sengit hingga pertandingan menciptakan skor imbang 0- 0 sampai akhir babak perpanjangan waktu.

Pemenang juga wajib didetetapkan lewat drama adu penalti. 2 dari 4 eksekutor the Blues pada dikala itu kandas melakukan tugasnya dengan baik. Walhasil, mereka juga wajib puas memperoleh status runner- up saja.

Tetapi hasil akhir pertandingan itu tertutup oleh insiden yang pernah mengaitkan Kepa serta Maurizio Sarri. Di tengah- tengah babak extra time, kiper asal Spanyol tersebut terlihat membantah perintah Sarri selaku pelatih yang mau mengubahnya dengan Willy Caballero.

baca juga : Eks Presiden Juventus: Fabio Paratici Tak Tahu Apa-Apa!

Masih Terkenang

Permasalahan itu telah lama dibiarkan oleh publik. Terlebih sehabis Chelsea sukses merengkuh gelar Liga Europa pada akhir masa. Ditambah lagi dari tiap- tiap pihak telah menghasilkan klarifikasinya Mengenai permasalahan tersebut.

Baca Juga :  Catatan Diego Simeone di Atletico Madrid, 7 Trophy dan 500 Laga

Tetapi Kepa masih belum dapat melenyapkan momen kurang baik itu dari kepalanya. Dikala berbincang dengan awak media, dia mengakui kalau kehidupannya ibarat ditempa badai kencang sebab insiden itu.

” Aku tidak bangga dengan apa yang terjalin, aku hidup[dengan melalui] suatu badai pada akhir minggu itu,” tutur mantan kiper Athletic Bilbao tersebut semacam yang dilansir dari Goal International.

baca juga : Manchester United Bantah Jesse Inginkan Nomor Sanchez

Kembali Mengklarifikasi

Paling tidak, Kepa belajar dari kesalahannya. Dia berujar kalau bila suasana yang sama terulang kembali, dia hendak berbicara lebih dahulu dengan pelatih dibanding langsung membantahnya.

” Ini merupakan suasana yang tidak sempat aku rasakan. Ia mengira aku luka, seluruhnya berjalan kilat[dari yang diharapkan], serta terjalin semacam terdapatnya,” lanjutnya.

” Aku memohon maaf kepada seluruhnya serta Sarri menarangkan kepada aku gimana perasaannya sehabis ini, tetapi kami terletak dalam sorotan pada minggu ini,” tambahnya.

” Secara internal, seluruhnya terselesaikan serta tuntas satu hari sehabis Carabao Cup. Mulai dari saat ini, aku hendak bertanya kepada pelatih pada dikala sela waktu ekstra time!” tandasnya.

Baca Juga :  UEFA Beri Deadline, Musim 2019/2020 Harus Selesai 3 Agustus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *