WHO Usul Kejuaraan Sepakbola Internasional Ditunda Sampai 2021

WHO Usul Kejuaraan Sepakbola Internasional Ditunda Sampai 2021

Isibola – Jenewa, Pandemi virus corona belum juga mereda. Ada kabar jika organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengimbau agar kejuaraan sepakbola internasional ditunda sampai 2021.

Wabah virus corona masih mengganas di seluruh dunia. Sebanyak 185 negara terdampak, dengan total terdapat 2,5 juta kasus dan korban meninggalnya sudah mencapai 175 ribu lebih.

Sepakbola, sebagai salah satu ajang yang dianggap menjadi sarana penularan wabah, dikabarkan menjadi perhatian WHO. Badan PBB itu kabarnya khawatir betul olahraga itu menimbulkan kasus baru.

Berdasarkan laporan La Repubblica, WHO kabarnya merekomendasikan agar kejuaraan sepakbola internasional ditunda sampai 2021. Kompetisi seperti Liga Champions, Liga Europa, dan Piala Eropa berpotensi terdampak.

Kabar ini muncul beberapa jam selang UEFA mengumumkan sedang membuat pedoman untuk melanjutkan liga domestik. Badan sepakbola Benua Biru itu masih berharap agar liga-liga domestik bisa menuntaskan musim kejuaraannya.

Sebelumnya, Presiden UEFA yakni Aleksander ceferin juga menegaskan belum mau menyetop kompetisi. Ia menilai dampaknya akan terlalu besar jika kompetisi batal lanjut.

“Masih terlalu dini untuk mengatakan bahwa kami tidak bisa menyelesaikan musim ini. Dampaknya akan luar biasa. Kami harus menghormati keputusan pihak berwenang dan menunggu sampai bisa bermain,” kata Ceferin kepada Corriere della Sera.

Baca Juga :  Kualifikasi Piala Dunia : Uruguay Vs Chile: Waspadai Kejutan Tim Tamu

Liga Belanda

Liga Belanda hampir dipastikan tak akan dilanjutkan musim ini. Hal itu disampaikan langsung oleh Federasi Sepakbola Belanda (KNVB).

Sebelumnya, Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengumumkan pada Selasa (21/4/2020) lalu bahwa seluruh event berskala besar, termasuk pertandingan olahraga akan dilarang hingga 1 September mendatang untuk mencegah kembali munculnya virus Corona.

sepakbola internasional

Meski di liga-liga lain muncul opsi untuk bertanding tanpa penonton, pemerintah Belanda merasa hal tersebut kurang bijak dilakukan. Oleh sebab itu, KNVB tak punya pilihan lain kecuali menghentikan kompetisi.

Rapat pada Jumat (24/4) mendatang diperkirakan akan membahas sejumlah hal, di antaranya peresmian pembatalan kompetisi hingga penentuan apakah musim ini ada yang dinobatkan sebagai juara atau tidak.

Berdasarkan klasemen sementara hingga pekan ke-25, Ajax Amsterdam tengah memimpin dengan perolehan 56 poin, hanya unggul selisih gol dari peringkat kedua AZ Alkmaar yang memiliki jumlah poin yang sama.

Langkah yang diambil KNVB ini serupa dengan Liga Belgia yang sudah dibatalkan sejak awal April lalu. Saat itu, Club Brugge dinyatakan sebagai juara musim ini karena jumlah poin yang mereka raih terpaut jauh, yakni 15 poin dari Gent yang duduk di posisi kedua.

Baca Juga :  All England 2020: Tujuh Pemain India Mundur Karena Khawatir Virus Corona

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *