Rybakina tumbang pada tiebreak terpanjang dalam sejarah Grand Slam

Rybakina tumbang pada tiebreak terpanjang dalam sejarah Grand Slam

Runner-up Australian Open tahun lalu Elena Rybakina kalah dari petenis Rusia non-unggulan Anna Blinkova, Kamis, dalam tiebreak terpanjang pada satu pertandingan tunggal dalam sejarah Grand Slam.

Blinkova, peringkat 57 dunia, mengalahkan unggulan ketiga tersebut 6-4, 4-6, 7-6(22/20) dalam pertemuan menegangkan di Rod Laver Court yang berlangsung dua jam 46 menit.

Namun, dua set pertama sepertinya terlupakan setelah tiebreak 42 poin yang berlangsung lebih dari setengah jam.

Blinkova menyelamatkan enam match point sebelum mengkonversi match point-nya yang ke-10 untuk melaju ke babak ketiga di Melbourne untuk pertama kalinya.

Rekor tiebreak sebelumnya di Grand Slam adalah 38 poin, yang terjadi pada dua kesempatan, yakni Australian Open pada 2007 dan Wimbledon tahun lalu.

“Saya tidak tahu harus berkata apa, itu sangat sulit. Saya hanya mencoba untuk tetap fokus pada setiap poin,” kata Blinkova, seperti disiarkan AFP, Kamis.

“Saya mendapatkan begitu banyak match point dan saya mencoba untuk menjadi agresif pada momen-momen itu, namun tangan saya gemetar, kaki saya juga. Saya mencoba untuk tetap tenang sejauh yang saya bisa dan saya sangat senang bisa menang.”

Baca Juga :  Raducanu "bermain tanpa rasa sakit" untuk melaju di Australian Open

“Saya mengatakan pada diri sendiri ‘lakukanlah’. Saya juga mengatakan pada diri sendiri ‘tetap solid, tetap solid, solid, solid, dan terus mengarahkan bola ke lapangan, ke lapangan, di lapangan’, dan akhirnya berhasil,” ujar petenis berusia 25 tahun itu.

“Hari ini, saya akan mengingatnya seumur hidup, terutama di lapangan dengan penonton ini. Saya tidak akan pernah melupakannya. Ini adalah hari terbaik dalam hidup saya sejauh ini.”

Mantan juara Wimbledon Rybakina memasuki Australian Open dengan penuh semangat setelah memenangi Brisbane International dan dianggap sebagai salah satu favorit di Melbourne.

Petenis peringkat tiga dunia asal Kazakhstan itu tidak mampu mengumpulkan satu pun break point pada set pembuka saat Blinkova mengambil alih kendali.

Rybakina tertinggal di awal set kedua tetapi segera bangkit kembali dan mengulangi kesuksesan tersebut pada gim ke-10 untuk menyamakan kedudukan.

Pada set penentu, Blinkova tidak mampu mengkonversi dua match point pada gim ke-12.

Setelah tiebreak, Blinkova memenangi reli 12 poin yang rumit. Dia kemudian mengkonversi match point terakhirnya setelah Rybakina gagal melakukan pukulan backhand.

Baca Juga :  Sabalenka merasa lebih kuat untuk pertahankan gelar Australian Open

Selanjutnya, Blinkova akan menghadapi unggulan ke-26 dari Italia Jasmine Paolini pada babak ketiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *