Roberto Martinez: Romelu Lukaku kurang Dihargai di Liga Inggris

Roberto Martinez: Romelu Lukaku kurang Dihargai di Liga Inggris

Jakarta, IsiBola.com – Pelatih tim nasional Belgia Roberto Martinez mengatakan bahwa sepak bola inggris kurang menghargai apa yang dicapai seorang Romelu Lukaku. Menurutnya, catatan gol Lukaku seharusnya bisa membuat dia lebih dihormati saat bermain di Liga Inggris.

Manchester United menjual Romelu Lukaku ke tim Italia Serie A yaitu Inter Milan pada Agustus dengan nilai jual sebesar 80 juta Euro (Rp1,2 triliun). Pemain berusia 26 tahun itu telah mencetak sebanyak 27 gol kompetitif di musim pertamanya di Manchester United. Tetapi jumlah gol itu turun hanya menjadi 15 gol selama musim lalu.

Baca juga: Piala Dunia 2019 – Amerika Serikat Kalahkan Ceko Pada Pertandingan Pertama

Roberto Martinez sudah menangani Romelu Lukaku saat masih mejadi Pelatih Everton tahun 2013 hingga 2016 Roberto mengatakan keselurhan pemain di Liga Primer tidak dihargai seperti sepantasnya. Sejauh ini hanya ada 18 orang pemain yang pernah mencetak lebih banyak gol dalam kompetisi dari Romelu Lukaku yang mengkoleksi sebanyak 113 gol dari 252 penampilannya.

Baca Juga :  FIFA Resmi Tunda Gelaran Piala Dunia U-20 2021 Indonesia

Romelu Lukaku mencetak gol pertama dalam debutnya bersama Inter Milan pada saat melawan Lecce 4-0 pada laga pembuka Series A musim 2019/2020. Lukaku diharapkan kembali mencetak gol lagi pada saat Inter Milan bertandang ke markas Cagliari di Sardegna Arena.

“Romelu Lukaku tidak dihargai atas sebagian besar waktunya di sepak bola Inggris” Ungkap Roberto Martinez.

“Alasan mengapa Lukaku tidak dihargai sudah sangat jelas. Semua orang telah menganalisis peran yang tidak dia dapatkan sebagai nomor sembilan. Semua orang ingin memberi tahu dia sentuhan pertama harus lebih baik, bahwa dia harus lebih kuat di udara dan dia perlu membuat lebih banyak ruang.”

“Tetapi mereka melewatkan bahwa sebagai pekerja yang luar biasa sebagai pencetak gol. Coba lihat statistiknya. Dia adalah salah satu mesin pencetak gol yang paling aktif di usianya saat ini.”

Baca juga: Jelang Penutupan Transfer,Juventus Mengawain Bek Muda Real Madrid

“Seperti pemain lain, jika Anda melihat hal-hal yang tidak mereka lakukan dengan baik, Anda tidak akan mendapatkan perasaan sebagai pemain yang baik. Tetapi dalam diri seorang Romelu Lukaku, dia selalu menjadi pencetak gol terbayak.”

Baca Juga :  Liga Inggris: Jadwal Big Match Akhir Pekan Ini dan Klasemen Sementara

Langkah Romelu Lukaku keluar dari Liga Primer Inggris adalah yang ketiga pemain Belgia selama penutupan musim 2018/2019, setelah Eden Hazard pindah ke Real Madrid dan Vincent Kompany pindah ke Anderlecht.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *