Isibola.com , Jakarta – Wakil CEO Manchester United, Ed Woodward, tidak sependapat dengan anggapan orang-orang. Menurutnya, langkah timnya di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer sudah mengarah ke jalur yang tepat.
Manchester United sedang mengalami krisis terburuknya sejak 30 tahun lalu. Seperti yang diketahui, mereka hanya mampu mendapat sembilan poin dari delapan pertandingan Premier League sejauh ini.
Kekalahan 0-1 atas Newcastle United sebelum berhenti di interasional memberi dampak telak kepada Marcus Rashford dkk. Karena itu, mereka terdampar di peringkat 12 klasemen sementara dan hanya terpaut dua angka dari zona degradasi.
Solskjaer pun berada di posisi tersudut. Ia dituding sebagai penyebab keterpurukan yang dialami Manchester United saat ini. Suara sumbang yang memintanya untuk segera meninggalkan pos pelatih pun mulai berkumandang belakangan ini.
Baca juga : Demi Morant, Jonas Valanciunas Perpanjang Kontrak
Ed Woodward Dukung Solskjaer
Woodward tetap menunjukkan dukungannya terhadap pelatih asal Norwegia tersebut. Ia melihat visi Solskjaer sudah memenuhi asas-asas yang dipegang tegas oleh the Red Devils saat ini.
“Peta visi Solskjaer mencakup tiga tujuan dasar sepak bola yang kami miliki: Kami harus memenangkan trofi, kami harus memainkan sepak bola menyerang, dan kami harus memberi kesempatan kepada anak muda,” ujar Woodward kepada stafnya.
“Realitas Manchester United adalah kami merupakan klub yang terdiri atas dua bagian. Pertama, kami merupakan institusi sepak bola berumur 141 tahun dengan segala sejarah, warisan, tradisi dan tradisi itu adalah kesuksesan. Itu tak boleh berubah,” lanjutnya.
“Lalu, seperti klub lain, bisnis komersil membuat kami bisa berinvestasi ke sisi sepak bola. Begitulah dua hal ini saling berinteraksi satu sama lain di Manchester United yang menghasilkan keuntungan kompetitif di area ini,” tambahnya.
Baca juga : Cadangkan Mesut Ozil, Unai Emery Kembali Dikritik
Usaha Telah Membuahkan Hasil
Lebih lanjut, Woodward juga mengatakan bahwa timnya saat ini punya prestasi dalam hal memberikan kesempatan kepada pemain akademi untuk bermain di tingkat tertinggi. Ia mengantongi data yang berkaitan dengan hal itu pada musim kemarin.
“Musim lalu kami merupakan klub Premier League terdepan dari segi menit pertandingan terbanyak yang diberikan kepada lulusan tim akademi. Kami semua seharusnya bangga bahwa investasi yang kami buat di akademi – rekrutmen, fasilitas, dan analisis – telah membuahkan hasil,” tandasnya.
Marcus Rashford merupakan salah satu contoh keberhasilan akademi the Red Devils. Selain itu, masih ada lagi pemain seperti Scott McTominay, Mason Greenwood, dan juga Axel Tuanzebe.
