Paus Fransiskus: Sebut Lionel Messi Tuhan Adalah Penistaan Agama

Paus Fransiskus: Sebut Lionel Messi Tuhan Adalah Penistaan Agama

IsiBola.com, Jakarta – Paus Fransiskus meminta kepada seluruh umat Kristiani untuk berhenti menyebut Lionel Messi sebagai Tuhan. Paus Fransiskus menyebut Messi sebagai pesepak bola hebat, tetapi bukan Tuhan.

Paus Fransiskus merupakan orang asal Amerika Selatan, tepatnya Argentina, pertama yang menjabat sebagai Paus. Selain itu, beliau juga orang non Eropa pertama sejak Paus Gregory III.

Sebagai orang Argentina, Paus Gregory terkenal menikmati sepak bola. Bahkan, pria yang memiliki nama lahir Jorge Mario Bergoglio itu merupakan penggemar berat San Lorenzo.

Bagi penggemar sepak bola asal Argentina, Lionel Messi, merupakan salah satu pesepakbola terbaik yang pernah ada dalam sejarah. Dengan kondisi seperti itu, Messi pun mendapat banyak julukan dan pujian. Bahkan, para penggemarnya sampai ada yang menyebut Messi sebagai Tuhan baik di Argentina maupun di Barcelona.

Baca Juga: Real Madrid Kini Ikut Memburu Erling Brau Haaland

Sepanjang berkarier sebagai pesepakbola, Messi telah meraih berbagai prestasi bergengsi, termasuk empat kali menjuarai Liga Champions dan menyabet lima trofi Ballon d’Or. Selain itu, aksi Messi di atas lapangan juga selalu mengundang decak kagum. Bahkan, kehadiran Messi di atas lapangan kerap mengubah alur pertandingan. Tak heran sejumlah pihak menjuluki Messi dengan sebutan Tuhan.

Baca Juga :  Chelsea Tak Masalah Petr Cech Jalani Karir Baru

Menanggapi hal itu, Paus Fransiskus menjelaskan, Meski mengakui Lionel Messi sebagai pesepak bola terhebat, dia ogah menyamakannya dengan Tuhan. Pria berusia 82 tahun tersebut menilai penyaamaan dengan Tuhan adalah penistaan. Paus Fransiskus sadar bahwa julukan tersebut hanyalah bentuk apresiasi dan rasa kagum terhadap Messi. Namun, ia tak bisa membiarkan jika ada orang-orang yang menyamakan Messi dengan Tuhan itu sendiri dan menyembahnya.

“Secara teori, pembahasan Lionel Messi adalah Tuhan merupakan penistaan agama. Anda tidak boleh mengatakan itu dan saya tidak memercayainya. Orang-orang dapat mengatakan dia adalah Tuhan, sama seperti mereka mungkin mengatakan ‘Saya memuja Anda,’ tetapi hanya Tuhan yang bisa disembah,” jelas Paus Fransiskus, melansir dari Sport Bible, Sabtu (12/10/2019).

Baca Juga: Bukan Hanya Belgia Yang Pertama Lolos Ke Piala Eropa 2020, Lukaku Juga Buat Rekor

“Menurut saya, itu hanya pujian dari orang-orang. ‘Ini adalah Tuhan dengan bola di lapangan’ adalah cara yang populer bagi seseorang untuk mengekspresikan diri mereka sendiri. Tentu saja Lionel Messi pemain hebat, tetapi dia bukan Tuhan,” Paus Fransiskus melanjutkan.

Baca Juga :  Bintang Real Madrid, Eden Hazard, Terlihat Mengendarai Lamborghini Aventador SVJ.

Sementara itu, Messi sendiri nyatanya juga merasa tak nyaman jika orang-orang memanggilnya dengan sebutan Tuhan. Pria Argentina itu tak memungkiri kalau dirinya senang mendapat pujian dan penghormatan. Akan tetapi, menyebut dirinya sebagai Tuhan dirasa Messi terlalu berlebihan.

“Saya tidak khawatir dengan itu, tetapi memang benar bahwa saya tidak menyukainya. Saya senang dipuji karena orang-orang bersikap hormat. Mereka tidak mengatakannya dengan niat buruk, tetapi sebenarnya, dengan kebalikannya. Tapi saya pikir itu sangat berlebihan untuk memanggil saya demikian,” ujar Lionel Messi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *