Dugaan Peniruan Desain Sepatu, Nike Tuntut Skechers

Dugaan Peniruan Desain Sepatu, Nike Tuntut Skechers

Isibola.com, Surabaya – Halaman Footwear News mengabarkan bahwa pabrik olahraga Nike melayangkan tuntutan kepada pihak Skechers atas dugaan peniruan produk. Surat tuntutan telah dilayangkan ke Pengadilan Amerika Serikat untuk negara bagian Clifornia pada beberapa waktu lalu.

Dari isi laporannya, Skechers dianggap menuru sepatu Nike Air Max 270 dan Vapor Max untuk beberapa edisi. keduanya sudah terdaftar di lembaga Hak Cipta dan Karya Intelektual Negeri Paman Sam. Oleh karena itu, Nike merasa punya hal untuk mempertahankan argumentasi mereka dan punya wewenang untuk menindak siapa saja yang berusaha meniru desain mereka secara ilegal.

Nike menggunakan istilah Skecherized untuk praktek yang dilakukan perusahaan asal Manhattan itu. Nama produk yang dianggap meniru adalah Skechers Skech-Air Atlas, Skech Air-92, Skech-Air Stratus, dan Skech-Air Blast.

Baca Juga : Susunan Pemain Timnas Indonesia Berubah Jelang Hadapi UAE

Pengirman laporan itu berdasar. Nike sudah mendaftarkan teknologi sol sepatu bernama Air pada 1987, bersamaan dengan perilisan Air Max1. Nike Vapor Max diperkenalkan pada tahun 2017, surat perlindungan desainnya diterbitkan 4 Juni. Sedangkan pada Nike Air Max 270 diperkenalkan kembali pada pertengahan 2018 dan sudah melewati proses pematenan hak cipta. Surat dirilis pada 10 dan 24 September.

Baca Juga :  Lionel Messi Ingin Tinggalkan Barcelona dengan Cara yang Benar

“Nike mengeluarkan surat gugatan itu guna untuk melindungi hasil karya dengan dasar inovasi. Selain itu agar Skechers berhentu mengambil desain kami secara sembarangan untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya.”isi surat Nike yang diterbitkan.

Tuntutan dilakukan untuk melindungi hasil karya yang sudah di ciptakan Nike sejak lama. Pada 2014, mereka menggunakan nama Converse Inc, yang merupakan anak perusahaan, untuk menuntut Skechers juga dan 24 perusahaan lain juga meniru sepatu menyerupai Chuck Taylor All-Star. Setelah Dua Tahun, Nike kembali menyeret Skechers ke pengadilan setelah dianggap menirup desain sepatu Nike Free dan Flyknit.

Baca Juga : Barcelona Permak Sevilla 4-0 di Camp Nou

Pada Januari 2019 lalu, Vans juga melakukan hal serupa. Perusahaan sepatu yang dibangun oleh Paul Van Doren itu menunjuk gerai busana target dan Primark atas meniru desain sepatunya.

Tuntut-menuntut dari Nike dan Vans memang belum membuahkan hasil sesuai harapan mereka. Meski begitu, apa yang dilakukan ini bisa melindungi produk mereka dari peniruan desain.

Baca Juga :  Kisah Lionel Messi: 'Leonel Mecci' yang Hampir Gabung Timnas Spanyol

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *