Media Spanyol Dibuat Geram Oleh Tingkah Gareth Bale

Media Spanyol Dibuat Geram Oleh Tingkah Gareth Bale

Isibola.com, Jakarta – Sejumlah media Spanyol menyerang Gareth Bale usai berhasil membawa Timnas Wales lolos ke Piala Eropa 2020. Mereka bukan tak senang tim besutan Ryan Gigs lolos.

Tapi, bendera yang dipegang Bale dalam merayakan keberhasilan negaranya membuat media-media tersebut kebakaran jenggot.

Bale membantu negaranya lolos ke Piala Eropa 2020 setelah mengalahkan Hungaria 2-0. Setelah pertandingan, Bale bergabung dalam perayaan dengan timnya dan terlihat memegang bendera.

Bale dinilai mengolok-olok raksasa LaLiga, Real Madrid. Bendera itu juga disebut menggambarkan bahwa Madrid hanya pilihan ketiga bagi Bale. Dalam bendera tersebut tertulis Wales, Golf, Madrid.

Baca juga : Maurico Pochettino Dipecat Dari Tottenham Hotspur

Madrid Sports, di akun twitternya mengunggah video perayaan Bale dan rekan-rekannya. Dalam keterangannya, Madrid Sport tampak sangat geram dengan tindakan pemain 30 tahun tersebut. Bahkan mereka mengungkit Bale yang lebih banyak di bangku cadangan karena sering menderita cedera.

“Kami selalu membela anda, Bale. Kami telah bersabar dengan cedera anda, kami telah merayakan gol dan assists anda, dan kami telah mempertahankan hasrat anda untuk bermain golf dan bahasa Spanyol anda yang terbatas,” tulis Sport, dikutip Mirror.

Baca Juga :  Resmi, Thierry Henry Lanjutkan pembinaan karir dengan Montreal Impact

“Tapi cukup sudah. Seperti yang tertulis di bendera, anda menertawakan Madrid,” imbuhnya.

Tak sampai di situ, jurnalis Spanyol, Ruben Martin mengatakan Bale tak pantas bermain untuk Madrid. Perilakuknya itu juga dinilai sebagai penghinaan kepada seluruh pemain Los Blancos.

Baca juga : Jose Mourinho Akan Ditunjuk Sebagai Pelatih Tottenham

“Dia menertawakan Madrid, penggemar dan rekan setimnya. Dia tidak peduli. Dia tidak pantas bermain untuk Madrid,” tulisnya.

Sesama jurnalis, Manu Sainz mengatakan aksi itu dinilai karena Bale memang sudah akan hengkang dari Santiago Bernebeu pada bursa transfer musim dingin, Januari 2020. “Bale tahu dia akan meninggalkan Madrid pada Januari jika dia memaksakan kepindahan, tapi dia semakin tak terkendali,” tulisnya.

Hubungan Bale dan Madrid belakangan ini memang sedang panas. Hal itu dimulai Agustus lalu karena dia tak diharapkan pelatih Zinedine Zidane. Bale sempat dikabarkan akan hengkang ke China, namun urung terjadi.

Musim ini, Bale baru memainkan enam pertandingan untuk Madrid. Minimnya waktu bermain membuat Bale baru mencetak dua gol.

Baca Juga :  Manchester United Mempersiapkan Kontrak Baru Untuk Mason Greenwood

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *