Clippers Kalahkan Raptors Tanpa Skuad Inti

Clippers Kalahkan Raptors Tanpa Skuad Inti

Isibola.com, Surabaya – Toronto Raptors gagal meneruskan tren kemenangan di Los Angeles setelah kalah dari Los Angeles Clippers dengan skor 98-88. Kemenangan Clippers diperoleh tidak mudah. Mereka baru bisa unggul pada kuarter empat dengan memanfaatkan efektivitas tembakan (eFG%) dan persentase offensive rebound.

Kontribusi Pemain Cadangan Di Kuarter Empat

Keunggulan kualitas pemain Clippers terlihat di laga ini, terutama di kuarter empat. Para pemain cadangan memiliki peran penting. Hanya Kawhi Leonard pemain inti yang memiliki menit bermain lebih banyak dibandingkan lainnya. Patrick Beverly hanya bermain pada menit-menit terakhir. Bahkan Doc Rivers, Manajer Clippers tidak menurunkan Patrick Petterson, Ivica Zubac, dan Landry Shamet pada kuater itu.

Meski demikian, performa Clippers terus meningkat saat para pemain cadangan turun. Mereka diperkuat Leonard yang berhasil mencetak 25 poin dan menekan produktivitas Raptors dengan hanya menghasilkan 10 poin.

Baca Juga : Lou Williams, Momok Mengerikan Bagi Sang Juara Bertahan

Disamping itu, Leonard tampil kurang efektif dalam penyerangan. Ia memiliki efisiensi serangan di bawah rata-rata tim. Leonard hanya memiliki efektivitas tembakan 33,3 persen dari 3 upaya tembakan. Mantan pemain Raptors tersebut juga melakukan dua kesalahan yang berujung pada serangan balik (turnover).

Baca Juga :  Juventus Bantah Rumor Kejar Ivan Rakitic "Kami Tidak Tertarik"

Untungnya, Leonard memperlihatkan kemampuannya dalam hal bertahan. Ia berhasil menekan efisiensi serangan lawan dengan hanya kemasukkan 0,4 angka pada setiap penguasaan. Performa bertahan lainnya diperlihatkan dengan 6 defensive rebound dan 2 steal.

Pemain cadangan Clippers menutup kurang maksimalnya performa serangan Leonard. Mereka memiliki rata-rata efisiensi serangan 1,06 angka pada setiap penguasaan. Selain itu, mereka juga berkontribusi terhadap rendahnya efisiensi serangan Raptors. Mereka hanya kemasukkan rata-rata 0,39 angka pada setiap penguasaan lawan.

Montrezl Harrell menjadi pemain terbaik di kuarter empat. Ia berkontribusi terhadap performa serangan dan bertahan dengan memiliki efisiensi bersih 58,3. Harrell mencetak satu angka pada setiap penguasaan dengan menggunakan 15,2 persen USG%.

Senter-forwarda nominasi Sixth Man of the Year 2019 itu juga merupakan kontributor utama kukuhnya pertahan Clippers. Ia mampu memperoleh 5 defensive rebound, 2 steal, 2 blok, dengan hanya melakukan 1 pelanggaran.

Baca Juga : Imbang Lawan Bali United, Persipura Jayapura Geser Posisi Madura United

Faktor Persentase Offensive Rebound dan Persentase Turnover

Pada laga ini, Raptors menampilkan performa defensive rebound yang sangat buruk sehingga Clippers memiliki kesempatan menghasilkan angka yang lebih tinggi. Hal tersebut berhasil dimanfaatkan Clippers dengan menghasilkan 15 poin dari kesempatan kedua. Bahkan, pada babak kedua, Clippers memiliki persentase offensive rebound yang sangat impresif, yaitu 51 persen dari 31 kesempatan rebound. Jumlah offensive rebound Clippers menggungguli jumlah defensive rebound Raptors.

Baca Juga :  Setelah Laga Pramusim, Warriors Lepas Mckinnie Dan Buka Ruang Untuk Marquese Chriss

Clippers bermain dengan persentase turnover yang lebih tinggi dibandingkan Raptors. Walau demikian, turnover yang dihasilkan dalam situasi bola hidup Clippers ternyata lebih rendah sehingga berdampak pada lebih rendahnya produktivitas angka Raptors yang berasal dari turnover.

Oleh karena itu, kita tidak boleh anggap remeh dengan kualitas para pemain cadangan. Mereka bisa saja memiliki kemampuan yang lebih baik dari pemain inti. Hal itu telah terbukti saat laga melawan Raptors.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *