Kingsley Coman Senang Menjadi Raja Prancis

Kingsley Coman Senang Menjadi Raja Prancis

Isibola.com, Jakarta – Kingsley ‘King’ Coman mendapatkan sebuah julukan ketika absennya Kylian Mbappe untuk memimpin timnas Prancis ketika memetik kemenangan 4-1 atas Albania dalam penyisihan Grup H kualifikasi Piala Eropa di Stade de France, Paris, Sabtu (7/9/2019).

Coman pemain depan Bayern Muenchen itu mendapatkan sebuah kesempatan untuk menjadi Starter, yang jarang dilakukan oleh pelatih Didier Deschamps. Dia memamfaatkan kecepatan ekstremnya, meneror pertahanan Albania di sepanjang pertandingan.

Baca juga : Man United Coba Pulangkan Kiper Legendaris Karena Butuh Direktur Sepak Bola

Gol pertama di cetak oleh Coman dengan tembakan cepat ke area penalti pada menit kedelapan dan Coman juga mencetak satu gol lagi pada menit ke-68. Gol lainnya dicetak Olivier Giroud (27) dan Jonathan Ikone pada menit ke ’85 dan hanya di balas oleh Albania lewat gol melalui titik penalti pada menit ke-86.

Penampilan Coman pada saat melawan Albania seolah-olah menghapus musim buruk pada tahun 2018 bersama Timnas Les Blues. Coman, Pemain berusia 23 tahun itu tidak masuk di skuat Prancis di Piala Dunia di karenakan cedera.

Baca Juga :  Tyler Herro Kunci Kemenangan Miami Heat

Kembalinya Coman pada skuat Prancis di Bulan Juni pada saat pertandingan persahabatan melawan Bolibia dan Kualifikasi Piala Eropa di Turki, Penampilan pertama Coman di Internasional sejak November 2017.

” Ini adalaha salah satu pertandingan terbaik saya dengan tim nasional dan dari sudut statistik, ini bahkan yang terbaik,” Kata Coman kepada wartawan setelah Prancis berada di puncak Grup H dengan 12 poin dari lima pertandingan, di depan Turki dan Islandia dengan keunggulan selisih gol.

“Saya mengalami malam yang menyenangkan, tetapi tidak akan punya banyak waktu untuk menikmatinya. Saya senang tapi kami harus melihat ke depan.”

Baca juga : Jan Oblak Layak Gantikan De Gea Di Manchester United, Ini Alasannya!

Pada hari selasa Prancis akan menghadapi Andorra dan Coman harus bisa mendapatkan kesempatan lain untuk meningkatkan rekor mencetak tiga gol dalam 18 pertandingan untuk negaranya.

“Dia sudah bersama kami untuk sementara waktu. Dia ada di sana sebelum Piala Eropa 2016. Penampilannya sesuai dengan apa yang telah dia lakukan dengan Bayern selama lebih dari setahun,” kata Deschamps, yang memberi kesmepatan penampilan pertama Coman pada 2015.

Baca Juga :  Diogo Jota Kini Menjadi Idola Baru dan Semakin Cemerlang di Liverpool

“Dia lebih tegas dan memiliki kapasitas ini untuk meresahkan lawan-lawannya. Kami harus memastikan dia tidak cedera. Ketika dia seperti ini, tidak ada yang bisa menghentikannya. Senang melihat dia bermain di level itu lagi.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *