Karim Benzema Diminta Tidak Pensiun di Real Madrid

Karim Benzema Diminta Tidak Pensiun di Real Madrid

isibola.com , Jakarta – Sebuah Harapan itu diungkapkan oleh Juninho. Direktur olahraga Lyon berharap bahwa striker Real Madrid Karim Benzema untuk mengakhiri karirnya di Lyon.

Striker 31 tahun adalah sebuah perguruan tinggi putus Lyon. Dalam 2009 tahun terakhir, Real Madrid bersedia untuk menuangkan uang sebesar 35 juta euro untuk memboyongnya ke Spanyol.

Striker Prancis itu sudah memberikan kontribusi besar untuk Real Madrid. Dia tercatat sudah membuat 233 gol untuk Real Madrid dan juga memenangkan dua gelar La Liga dan empat gelar Liga Champions selama di Spanyol.

Juninho yang merupakan mantan rekan setimnya Benzema ingin mantan rekan-rekannya kembali ke Lyon sebelum karirnya berakhir. “Saya memiliki keinginan untuk mengakhiri karirnya di karir Lyon,” jelas Juninho kepada OLTV.

Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Bermain Imbang Dengan Iran U-23

Setia Menunggu

Juninho mengakui bahwa untuk memulangkan ke Prancis Benzema membutuhkan dana yang cukup besar. Tapi dia bersikeras bahwa klubnya sabar menunggu saat yang tepat untuk memulangkan pemain.

Baca Juga :  Dinilai Tak Berpengalaman, Pendukung Arsenal Diminta Tak Harap Banyak Pada Arteta

“Dia datang dari sini dan dia mencintai klub ini. Mengapa kita tidak melakukan langkah-langkah ekonomi untuk mentransfer ini terjadi?”

“Kita tidak bisa menawarkan gaji yang ia terima di Real Madrid. Namun, kami akan menunggu waktu yang tepat untuk mengontraknya.”

Baca juga: Real Madrid Disebut Rela Bayar Rp6,2 Triliun Untuk Kylian Mbappe

Jadi Mentor

Hakim Juninho yang Benzema akhirnya akan menjadi sosok mentor yang bagus untuk pemain muda Lyon sebelum ia memutuskan untuk pensiun.

“Ketika saya berada di Brasil, kami sering bertukar pesan. Saya pikir dia memiliki keinginan untuk kembali dan ia memiliki rasa hormat yang besar untuk klub ini.”

“Saya ingin dia bermain untuk kami selama dua tahun dan kemudian melatih beberapa pemain muda kita. Karim bisa menjadi pemimpin yang kita butuhkan dan saya bermimpi dia akan mengakhiri karirnya di Lyon, di rumah-Nya sendiri.” dia bersikeras.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *