Luis Milla Siap Kembali Melatih Timnas Indonesia

Luis Milla Siap Kembali Melatih Timnas Indonesia

Jakarta, IsiBola.com – Pelatih berpaspor Spanyol, Luis Milla disebut sudah telanjur cinta dengan Indonesia dan siap untuk kembali menjadi pelatih Timnas Indonesia bila dibutuhkan.

Hal itu diungkapkan Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto, Rabu (16/10). Gatot mengatakan kesiapan Luis Milla untuk kembali melatih Tim Merah Putih didapatkannya dari sumber yang terpercaya.

Gatot mengungkapkan ia sudah mengetahui sejak lama keinginan dari sejumlah pihak untuk kembali menjadikan pelatih berusia 53 tahun tersebut kembali sebagai pelatih Timnas Indonesia.

“Saya dengar dari sumber yang terpercaya Luis Milla masih mau menegosiasikan gajinya jika diminta melatih Timnas Indonesia lagi, karena beliau sudah telanjur jatuh cinta dengan Indonesia. Jadi tidak kaku seperti yang dibayangkan,” kata Gatot.

Baca juga: Pulang Dari Doha, Timnas 3×3 Putri Siapkan Uji Coba Untuk Peyton Whitted

Luis Milla resmi ditunjuk PSSI sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 20 Januari 2017. Mantan pemain Real Madrid dan Barcelona tersebut dikontrak PSSI selama dua tahun dengan target lolos ke Piala Asia U-23, membawa pulang medali emas SEA Games 2017 dan lolos sebagai semifinalis di Asian Games 2018.

Baca Juga :  Klasemen Sementara Liga Spanyol 2020/2021: Barcelona Keluar dari Posisi 10 Besar

Namun nyatanya Luis Milla tak mampu menuntaskan tiga target yang dibebankan kepada dirinya itu. Di Kualifikasi Piala Asia U-23, Indonesia hanya mampu finis di posisi ketiga, perunggu di SEA Games 2017 dan masuk 16 besar di Asian Games 2018.

Dari 34 laga yang sudah dijalani Luis Milla bersama Skuat Garuda, ia berhasil mencatatkan 14 kemenangan, 11 kekalahan, dan sembilan hasil imbang. Meski gagal mencapai target, penampilan Timnas Indonesia di bawah Luis Milla dianggap memuaskan dari segi permainan.

Akan tetapi masalah utama yaitu kasus gaji mahal yang dibanderol oleh Luis Milla dan membuat PSSI kesulitan untuk masalah pembayaran gajinya.

Setelah era Bima Sakti sebagai carateker, PSSI secara resmi akhirnya menunjuk Simon McMenemy sebagai pelatih Timnas Indonesia dengan target lolos fase grup Kualifikasi Piala Dunia 2022. Sayangnya, dari empat pertandingan di Grup G Zona Asia belum sekalipun Timnas Indonesia meraih kemenangan.

Kekalahan perdana didapat ketika menjamu Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan 2-3. Kemudian ditekuk Thailand 0-3, kalah 0-5 pada lawatan ke markas Uni Emirate Arab (UEA) dan kalah 1-3 dari Vietnam.

Baca Juga :  Bek Barcelona Ini Telah Masuk Radar Juventus

“Terus terang kami kecewa, tapi tidak terlalu karena kami sudah memperkirakan performa Timnas Indonesia akan seperti ini. Cuma yang bikin ganjel kenapa dari tiga kali laga kandang, tidak satupun kita bisa memetik poin, minimal draw.”

“Sebetulnya dari empat kali kekalahan berturut-turut, PSSI harus bersikap tegas bahwa Simon McMenemy tidak selevel lagi untuk pegang Timnas Indonesia senior. Tapi penggantinya jangan asal-asalan, harus yang lebih baik dari dia,” tegas Gatot.

Empat kekalahan beruntun Timnas Indonesia di fase grup Kualifikasi Piala Dunia 2022 juga membuat suporter kembali meneriakkan nama Luis Milla. Hal itu pun diamini Gatot mewakili pemerintah.

Bahkan, Gatot membuka pintu supaya pemerintah bisa memberikan bantuan untuk memulangkan Luis Milla ke Indonesia.

Baca juga: FIFA Kasihan Muramnya Korea Utara Vs Korea Selatan

“Harapannya, siapapun yang terpilih jadi Ketua Umum PSSI pemerintah minta tolong kembalikan Luis Milla, meski pilihan terakhir tergantung PSSI. Walaupun Luis Milla dianggap gagal, tapi pola timnas kita sudah terbentuk dan publik menikmati sekali tim yang dilatih oleh Luis Milla.”

Baca Juga :  Hasil Piala Asia 2023: Qatar Bantai Lebanon

“Soal anggaran, dari sumber yang dapat dipercaya Luis Milla sangat negotiable. Kalau pemerintah turut campur tangan bujuk Luis Milla kami bersedia, tapi bukan soal pembiayaan. Kalau negara hadir kan beda rasanya,” sebutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *