Beberapa Fakta Menarik Setelah Kekalahan Manchester United di Markas Newcastle United

Beberapa Fakta Menarik Setelah Kekalahan Manchester United di Markas Newcastle United

Isibola.com, Bandung – Manchester United menambahkan catatan buruk ketika ia kehilangan ke Newcastle United di pekan kedelapan pertandingan Premier League. Manchester United kalah 0-1 dari Newcastle United pada pertandingan tersebut.

Manchester United menguasai jalannya pertandingan. Namun, The Red Devils tidak dapat bekerja efektif. Manchester United hanya unggul dari penguasaan bola dalam pertandingan tersebut.

Newcastle United yang efektif. Meskipun hanya mencatatkan satu shot on target, Newcastle United bisa mengkonversinya menjadi gol. Tujuan Magpies di pertandingan itu dicetak oleh Matthewa Longstaff pada menit ke-72.

Baca juga: Kalah Dari Man United 0-4 Menjadi Batu Loncatan Untuk Chelsea

Tuan rumah bisa tetap mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir. Newcastle mencetak tiga poin, sementara Manchester United kembali kehilangan poin.

Hasil tersebut membuat Manchester United tak mampu meraih kemenangan pertandingan kandang dalam 11 pertandingan. Manchester United hanya berjarak dua poin di zona merah.

Berikut ini adalah fakta menarik dari pertandingan antara Newcastle United dan Manchester United:

Tuah Matthew Longstaff
Melakoni debutnya bersama tim senior bukan tugas yang mudah bagi pemain muda. Namun, Matthew Longstaff membantah anggapan tersebut.

Baca Juga :  Gordon Hayward Samai Pencapaian Sang Legenda NBA

Pemain muda Inggris itu mampu menjadi penentu kemenangan The Magpies atas The Red Devils setelah mencetak gol pada menit ke-72. Longstaff bermain 90 menit penuh. Sepanjang laga, pemain berusia 19 tahun dengan 48 sentuhan, 39 operan, 4 kali duel, dua kapur intersepsi, dan satu gol.

Musim ini, Longstaff baru bermain sekali sebelum pertandingan melawan Manchester United. Saat pertandingan tim U23 Newcastle United datang melawan West Bromwich Albion U-23 di Premier League 2 (U-23), pada Senin (9/23) disajikan. Pertandingan dimenangkan oleh West Bromwich Albion T-23 dengan skor 2-1.

Baca juga: Tiba Lebih Awal, Borneo FC Mulai Persiapan Hadapi Persebaya Surabaya

Puasa menang di Laga Tandang
Manchester United melewati 11 laga tandang tanpa kemenangan setelah kekalahan Newcastle United. Kekalahan tersebut membuat Manchester United harus terjun ke posisi 12 dengan raihan sembilan poin, hanya dua poin di atas zona degradasi.

Tidak hanya itu, yang berdiri di sembilan poin di belakang Manchester United di awal musim adalah yang terburuk sejak musim 1989-1990. Pada saat itu, Setan Merah hanya mengoleksi delapan poin dan menyelesaikan musim di posisi ke-13.

Baca Juga :  Kalah dari Persipura, Persija Makin Terpuruk di Zona Degradasi

Kemenangan tandang terakhir diraih Manchester United saat bertandang ke PSG kandang di tahap kedua Liga Champions babak 16 besar musim lalu. Anak asuh Ole Gunnar Solskjaer menang dengan skor 1-3 pada pertandingan.

Pemain Muda Tak Bergairah
Di tahun 90-an, Manchester United menawarkan sekelompok tim akademi muda yang disebut Class of 92. Pemain pemain seperti David Beckham, Ryan Giggs, Paul Scholes, Nicky Butt, Gary dan Phil Neville adalah hasil produksi Class of 92.

Sekarang Manchester United juga berisi mahasiswa hasil tim akademi. Mason Greenwood dan Axel Tuanzebe adalah pemain yang dipromosikan Ole Gunnar Solskjaer dari tim muda Manchester United. Namun, kedua pemain tidak menunjukkan semangat seperti yang ditunjukkan pendahulunya. Tidak adanya pemain senior yang menjadi mentor adalah salah satu penyebab anak muda Red Devils tidak bergairah di lapangan.

Produktivitas Gol Menurun
Di masa lalu, Manchester United menjadi salah satu tim dengan produktivitas gol yang sangat tinggi. Namun, hal tersebut berbanding terbalik dengan musim ini. Dalam dua pertandingan terakhir, anak-anak Ole Gunnar Solskjaer asuh yang tidak mampu mencetak satu gol pun. Terakhir kali Manchester United mencetak gol saat imbang melawan Arsenal dengan skor 1-1 di Old Trafford, Selasa (2019/01/10) lalu.

Baca Juga :  Prediksi : Everton Vs MU Akan Menjadi Duel Seru di Goodison Park

Anak asuh Ole Gunnar Solskjaer tidak pernah mencetak lebih dari dua gol setelah mengalahkan Chelsea 4-0 di pekan pertama Premier League. Bahkan tim Setan Merah tidak dapat mengalahkan tim kasta ketiga Inggris, Rochdale dengan hasil meyakinkan. Hal ini membuat garis depan Manchester United dipertanyakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *