Hadapi Semen Padang, Madura United Punya Masalah Serius..

Isibola.com – Padang, Madura United dipastikan tidak akan bisa menurunkan dua pemain ketika bertandang ke markas Semen Padang di Stadion H. Agus Salim, Padang, Minggu (20/10/2019) dalam pertandingan minggu ke-23 Shopee Liga 1 2019.

Jaimerson dan Slamet terpaksa harus absen karena mengalami akumulasi kartu kuning dalam laga tersebut. Absennya Slamet mungkin tidak menjadi masalah besar mengingat lini tengah Madura United cukup solid.

Tapi, lain ceritanya dengan absennya Jaimerson yang jelas mengurangi kekuatan lini belakang. Sebab, stoper Fandry Imbiri sudah absen terlebih dahulu sampai akhir musim akibat cedera. Kini Madura United menyisakan dua pemain saja untuk mengisi bek tengah, yaitu Kadek Raditya dan Ante Bakmaz.

“Itu yang menjadi persoalan. Tapi, Kadek (Raditya) dan Ante, saya rasa bisa bermain juga untuk tim ini. Mereka akan mengawal lini belakang untuk menghadapi serangan Semen Padang,” ujar Rasiman, pelatih Madura United Kamis (17/10/2019).

Duet Raditya dan Ante itu bakal jadi kali pertama diturunkan oleh Madura United. Ante Bakmaz merasa hal baru ini tetap akan menjadi bagian upaya timnya untuk meningkatkan kemampuan demi meraih poin.

Baca Juga : PSM Makasar Pesta Gol Setelah Taklukkan Arema FC Dengan Skor 6-2

“Tidak masalah, dengan siapa saja sama saja. Saya siap bermain dengan siapapun dan saya berjanji akan berikan yang terbaik untuk Madura United. Kami juga sedang tren bagus, jadi saya ingin terus berlanjut,” kata pemain asal Australia itu.

Absennya Jaimerson sebenarnya cukup berpengaruh untuk Madura United. Sebab, bek asal Brasil itu adalah salah satu pemain yang piawai menjaga lini pertahanan dan bisa membangun serangan dari bawah.

Selama kompetisi Liga 1, Jaimerson tercatat sudah absen tiga kali, yakni saat menghadapi Persipura Jayapura, Persebaya dan PSIS Semarang. Dalam tiga laga itu, Madura United meraih hasil masing-masing menang, imbang, dan kalah.

Tren Bagus di Sumatra

Madura United mempuntai catatan unik saat bertandang ke Pulau Sumatera. Mereka belum pernah terkalahkan melawan klub asal Sumatera, seperti Sriwijaya FC dan Semen Padang, sejak 2017.

Adapun laga yang pernah di mainkan pada Liga 1 2017, Madura United meraih hasil imbang saat melawat ke markas Sriwijaya dan Semen Padang. Catatan itu berlanjut musim lalu saat menang 2-1 atas Sriwijaya dan imbang 3-3 kontra PSMS Medan.

Baca Juga : Sosok Boomber Persebaya Surabaya Yang Bikin Persib Bandung Ciut

Awal musim ini, Madura bertandang ke markas Sriwijaya FC dalam leg kedua babak 16 besar Piala Indonesia 2018. Lagi-lagi, mereka mampu memenangkan pertandingan dengan skor 2-1.

Walaupun begitu, Rasiman meminta kepada anank asuhnya untuk tidak besar kepala. Pelatih asli Banjarnegara itu berharap para pemainnya tetap berjuang seperti biasa untuk mendapatkan poin di Ranah Minang.

“Rekor ya tetap rekor. Tapi, itu bukan mencerminkan atau menjadi garansi kami pasti akan menang. Anak-anak harus tetap fokus, kerja keras, dan berusaha dalam pertandingan. Kami tidak ingin kehilangan poin dan merusak rekor ini,” tutur Rasiman.

Namun, Madura United sebenarnya memiliki catatan yang kurang bagus juga saat bertandang ke Sumatera. Pada TSC 2016 yang merupakan kompetisi tidak resmi, mereka menuai dua kekalahan, masing-masing 0-5 dari Sriwijaya dan 1-3 dari Semen Padang.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *