Sudah Keluar Uang Rp4,7 Triliun, Revolusi Real Madrid Gagal?

Isibola.com , Jakarta – wartawan Marca, Carlos Gonzalez, tidak melihat dampak yang signifikan dari tindakan pengalihan Real Madrid pada musim panas 2019 lalu. Bahkan, ia menyebut Real Madrid membuang uang 4,7 triliun.

Real Madrid menghabiskan 303 juta euro pada awal 2019/2020 musim lalu. Ada enam pemain baru yang datang ke Bernabeu, termasuk satu pinjaman yaitu Alphonse Areola.

Eden Hazard menjadi pembelian paling mahal. Pemain 28 tahun itu dibeli dari Chelsea untuk 100 juta euro. Selain itu, ada Luka Jović dibeli sebesar 60 juta euro.

Selain Eden Hazard dan Luka Jović, Real Madrid juga membeli Eder Militao [50 juta euro], Ferland Mendy [48 juta euro] dan Rodrygo Goes [45 juta euro]. Tidak ada pemain dibeli dengan harga murah oleh Los Blancos.

Baca juga : Chelsea Bisa Lepas Olivier Giroud Ke Crystal Palace, Januari

Real Madrid Gagal Total di Bursa Transfer

Dengan jumlah itu, serta nama besar pemain impor, Real Madrid masih tidak tampil konsisten di 2019/2020 musim. Bahkan, pemain baru belum memberikan dampak yang besar untuk ramuan skuad dari Zinedine Zidane.

Baca Juga :  Jose Mourinho akan ditunjuk sebagai pelatih Tottenham

“Upaya Zinedine Zidane untuk merevolusi skuad telah sia-sia, dengan pelatih lebih sering memilih untuk mulai mencoba dan menguji pemain baru,” tulis Marca mengutip Carlos González.

Eden Hazard tentu sorotan tajam. Dia memiliki karir yang sangat mencolok dengan Chelsea. Dia salah satu pemain terbaik yang telah berhenti di Liga Premier. Dia juga menjadi tulang punggung tim nasional Belgia.

“Dia sudah mencetak dengan memakai jersey Real Madrid melawan Granada, tapi klub, pelatih, dan para penggemar mengharapkan lebih dari bakat khusus ini,” tulis Carlos González.

Eden Hazard mengatakan butuh waktu untuk beradaptasi dengan Real Madrid dan gaya bermain di Spanyol. Selain itu, masalah kebugaran juga menjadi kendala serius bagi mantan pemain Lille.

Baca juga : Liverpool Bingung Hadapi Perubahan Kecil MU, Jurgen Klopp Pantas Malu?

Menjadi Semenjana di Real Madrid

Luka Jović dianggap sebagai penerus potensial untuk Karim Benzema. Ia menjadi mesin gol produktif bersama Frankfrut musim lalu. Namun, pindah ke Real Madrid telah membuat ini jauh ke bomber tumpul.

Baca Juga :  Aubameyang dan Lacazette Jadi Kunci Arsenal Mengalahkan Manchester City

“Dia adalah pemain yang mengecewakan. Jović telah memainkan delapan pertandingan untuk klub barunya, tiga kali sebagai pemain inti, tapi ia masih belum menemukan gol pertama,” kata Carlos González.

Seperti Luka Jović, hampir kondisi yang sama juga terjadi di Mendy Eder Militao dan Ferland. Kedua bahkan memiliki kesulitan menembus tim pertama Real Madrid.

Sementara itu, Goes Rodrygo benar-benar terlihat cukup bagus. Meski belum mampu memberikan dampak instan. Dia terlalu muda untuk memiliki kepercayaan untuk melakukan menit pertama. Kemudian, Alphonse Areola, kedatangannya diproyeksikan untuk menjadi kiper nomor 2 saja.

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *