CEO NIKE Memutuskan Mundur Dari Jabatan

CEO NIKE Memutuskan Mundur Dari Jabatan

Isibola.com, Surabaya – Seiring kepergian Kevin Plank dari jabatan CEO Under Armour, kini Nike juga mengalami hal yang sama. Parker yang sudah menjabat sebagai CEO NIKE mulai 2006 memutuskan untuk mundur. Posisinya akan digantikan John Donahoe. Ia merupakan pria yang berpengalaman yang sebelumnya memimpin situs jual beli eBay dan layanan pembayaran lintas platform Paypal.

Parker adalah salah satu dari pegawai NIKE yang telah berkerja selama puluhan tahun. Ia memulai pekerjaannya dengan mendaftar sebagai desainer produk. Lewat dedikasinya, ia mampu menggantikan Phil Knight yang mundur pada 2006. Di pengkhujung kariernya, Parker mencatat beberapa raihan minor terkait kepegawaian. Mulai dari budaya diskriminatif terhadap karyawati, ketidakseimbangan pemberian jabatan, dan lain sebagainya.

Baca Juga : Karena Anthony Martial, Manchester United Batal Chasing Harry Kane

Meski begitu, pria yang berusia 64 tahun ini memiliki peran besar dalam perkembangan perusahaan. Ia sukses menjembatani Nike dalam mengarungi dunia digital yang semakin tak terhindar. Si Contreng juga menelurkan beberapa inovasi di bidang olahraga seperti nilon anyam (flyknit), sepatu dengan temali otomatis (E.A.R.L), dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Manchester United Ingin Borong 7 Pemain di Musim Depan

Sementara Donahoe sudah tidak asing dengan merek olahraga asli Oregon tersebut. Ia berada dalam jajaran elit perusahaan bernama Board of Elite sejak 2016. Rekam jejaknya sebagai pemimpin perusahaan membuatnya dianggap mumpuni memimpin Nike. Apalagi mereka masih menguasai pasar produk olahraga dunia sehingga butuh sosok yang telah makan asam garam di bidangnya.

Baca Juga : Akhirnya MU Menang Di Laga Tandang

“Saya bahagia atas kedatangan John Donahoe. Ia sudah ahli di bidang teknologi, periklanan digital, pengembangan merek, dan lainnya. Kemampuan itu ia lengkapi dengan sifat kepemimpinan dan fokus kepada pelanggan. Saya berharap ia akan membawa Nike bertransformasi dan berkembang di tengah arus internet yang begitu luar biasa,” kata Mark Parker melansir rilis pers. Ia tidak sepenuhnya pergi. Parker akan bergabung dalam jajaran Executive Chairman dan berperan sebagai penasehat.

Pria yang berusia 54 tahun tersebut merasa senang bisa memimpin perusahaan besar seperti NIKE. “Suatu kebanggaan bisa mengembang jabatan ini. Saya siap menjadi nakhoda untuk sebuah perusahaan paling inovatif di bidangnya dan memimpin sekitar 76.000 pegawai kreatif dari seluruh dunia yang punya visi sama. Kami ingin memberi lebih signifikan lagi untuk para atlet,” tuturnya. Ia akan memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin demi kemajuan perusahaan.

Baca Juga :  Neuer Atau Stegen yang Lebih Pantas Menjadi Kiper Nomor 1 Jerman

NIKE melakukan pengumuman pergantian pemimpin pada beberapa hari lalu. Namun, hari efektif kerja bagi keduanya baru akan dimulai pada 13 Januari 2020.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *